• Hotline Number: +62 821 333 333 22
  • Email:info@indotekhnoplus.com
1 2 3 4 5 6
jquery slideshow by WOWSlider.com v8.8

 

Mengapa Menggunakan Produk Kami ?

Mudah Digunakan

Mudah digunakan dan dilengkapi dengan Buku Petunjuk (Manual Book) dan Video Tutorial dalam Bahasa Indonesia

Perlindungan Garansi

Disertai garansi 1 tahun dan layanan purna jual hingga 5 tahun, memberikan keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan produk kami

Portable Environment Device System

Dilengkapi dengan Media Digital Portabel untuk mengakses EHIS dan berbagai aplikasi pengukuran lainnya

Fasilitas EHIS

EHIS memberikan kemudahan kepada user untuk membuat laporan, mapping lokasi pengukuran, dan lain-lain

Standar Internasional

Perusahaan kami sudah terdaftar dengan sertifikasi ISO 9001 : 2008, 14001 : 2004, 18001 : 2007

Resmi & Terdaftar

Kami memiliki dokumen dan legalitas yang lengkap untuk semua produk yang kami jual

Dukungan Teknis

Dukungan Teknis kami siap membantu dalam konsultasi / pelatihan ke seluruh Indonesia

Menggunakan Tas Hard Carrying Case

Beberapa Produk kami menggunakan Tas Hard Carrying Case agar tahan air, debu dan benturan

Pengukuran Berbagai Parameter

Produk kami meliputi pemeriksaan kulitas air, udara, lingkungan, tanah, makanan/ minuman secara fisik, kimia dan mikrobiologi

Dirgahayu HAKLI Ke-39

2019-04-12 10:17:55

Sejarah Hakli Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) adalah organisasi profesi sebagai wadah pemersatu dan pembina profesional kesehatan lingkungan yang secara khas beragam dan berjenjang dari latar belakang pendidikan, lapangan kerja, posisi, peran dan jalur peminatan menjadi satu kesatuan jejaring fungsional dengan keahlian kesehatan lingkungan. HAKLI dibentuk dan didirikan pada tanggal 12 April 1980. Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) merupakan Organisasi yang menghimpun para ahli kesehatan lingkungan, yang mana organisasi ini berorientasi pada kesehatan masyarakat serta juga berorientasi pada berbagai konsep diluar kesehatan masyarakat seperti pelestarian alam, sistem lingkungan, kelengkapan body of knewledge dalam kesatuan pendekatan multidisipliner dan hal-hal lain tentang Kesehatan Lingkungan.Kesehatan lingkungan adalah kondisi lingkungan yang mampu menompang keseimbangan yang dinamis antara manusia dan lingkungan untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat, aman, nyaman dan bersih.   Dirgahayu HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan) Dari Kami PT. INDO TEKHNOPLUS

Baca lebih lanjut

Pakar: edukasi kesehatan lingkungan penting cegah penyakit akibat polusi

2019-02-28 15:57:35

Jakarta.5/1 (Antara) - Pakar dari Califomia State University Oominguez Hills Prof Paul DuongTran mer,gatakan edukasi mengenal kesehatan lingkungan sangat penting untuk mencegah dan mer,gurar,gi berbagai penyakit yang bisa ditimbrulkan dari polusi.   DuongTran dalam paparannya pada acara intemational Conference on Social Work in Health and Mental Health yang diselenggarakan di Universitas Muhamrnadiyah Jakarta. Sabtu. menjelaskan literasi mengenal kesehatan lingkungan dan penyakit yang bisa disebabkan oleh lingkungan yang buruk masih kurang di masyarakat.   Dia rnengakui bahwa China dan Arnerika Serikat merupakan negara yang rnenghasilkan polusi besar di dunia.   Kendati demikian. masyarakat di Asia dan bahkan juga di Arnerika literasi mengenai kesehatan lingkungannya masih rendah.   'Mereka tidak tahu lingkungan yang seperti apa. bisa mienyebabkan penyakit apa: kata OuongTran.   Oleh karena itu dia menekankan pentingnya memberikan edukasi mengenal kesehatan lingkungan sejak dini. terutama pada anak-anak. untuk membangun budaya kesadaran terhadap lir,gkungan di masyarakat   Dia rnengajak agar memperhatikan sekitar secara sederhana uMuk rnengetahui lingkungan yang rusak seperti kualitas dari udara dan kuarrtas air.   'Jangan terlalu jauh melihat kerusakan lingkungan dari pemanasan global, lihat lingkungan sekitar dari kualitas udara, kualitas air dan bagaimana memengaruhi kehidupan kita; kata dia.   Berdasarkan hasil penelitiannya, DuongTran menyebutkan tiga dari lima orang di California mer,gidap asrna karena kualitas udara yang buruk   Dia juga memaparkan hasil penelitiannya yang lain. bahwa masyarakat yang tinggal di daerah kilang minyak lebih banyak mengidap kanker dari yang tinggal di daerah lain.   DuongTran juga rnenekankan isu penggunaan plastik menjadi masalah besar di dunia. Terutama di Asia yang mana penggunaan plastik masih sangat banyak digunakan.     Sumber : ANTARANEWS  

Baca lebih lanjut

Waspadai Bakteri E.coli Pada Ayam Potong

2019-01-16 12:01:09

Jakarta - Hasil penelitian yang dilakukan bersama oleh Indonesia One Health University Network (INDOHUN), Udayana One Health Collaborating Center (Udayana OHCC), dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali pada Desember 2018 lalu menemukan bakteri Escherichia Coli yang terisolasi pada daging ayam broiler yang banyak dikonsumsi masyarakat.   Menurut siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Senin,  dr. Ni Nyoman Sri Budayanti selaku anggota peneliti perwakilan Udayana OHCC mengungkapkan bahwa hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan kekebalan lebih dari 90% setidaknya terhadap tiga jenis antibiotik dari 11 yang diujikan.   Tiga jenis antibiotik tersebut adalah ampisilin, amoksisilin dan eritromisin. Sedangkan terhadap asam nalidiksat, antibiotik yang sering digunakan untuk terapi infeksi saluran kencing pada manusia, telah terjadi peningkatan kekebalan hingga 50 persen.   Masalahnya, antibiotik-antibiotik tersebut  merupakan antibiotik yang paling banyak digunakan pada masyarakat dan sering bisa dibeli tanpa resep dokter.   “Yang paling mencemaskan dari hasil penelitian tersebut adalah mulai ditemukan 2,4 persen bakteri E.coli yang kebal terhadap antibiotik golongan sefalosporin. Bakteri ini akan menghasilkan enzim yang mampu menetralkan semua antibiotik golongan sefalosporin,”  kata Ni Nyoman Sri Budayanti.   Antibiotik sefalosporin merupakan antibiotik terbanyak digunakan di rumah sakit di Indonesia. Bakteri yang telah kebal terhadap antibiotik ini umumnya akan mudah memicu kekebalan terhadap antibiotik lainnya seperti antibiotik golongan kuinolon (siprofloksasin, levofloksasin) yang merupakan salah satu antibiotik utama pengobatan pasien yang dirawat di rumah sakit.   Penemuan adanya bakteri multi resisten pada daging ayam broiler yang dijual di pasar tradisional ataupun modern menurut Ni Nyoman tentu menimbulkan kecemasan karena bakteri-bakteri tersebut dapat berpindah kepada manusia selama proses penanganan daging ayam untuk dikonsumsi. Tidak menutup kemungkinan manusia akan terinfeksi oleh bakteri multi resisten dari daging ayam tersebut.   Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap ayam broiler atau ayam potong yang biasa dijual sehari-hari di pasar tradisional atau modern memang luar biasa tinggi. Namun, nyaris luput dari perhatian bahaya yang mengancam di balik nikmatnya mengomsumsi ayam yang rata-rata dipanen saat berusia 45-50 hari tersebut.   Kondisi peningkatan kekebalan terhadap antibiotik dikenal dengan istilah Antimicrobial Resistance (AMR). Saat ini AMR menjadi ancaman serius dalam bidang kesehatan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Penderita terinfeksi bakteri multiresisten akan menyulitkan pengobatan karena saat ini tidak banyak ditemukan antibiotik baru di dunia.   Akibat lebih lanjut adalah biaya perawatan pasien meningkat karena waktu perawatan yang lebih lama serta jenis antibiotik yang digunakan akan lebih mahal dan sering kali membutuhkan kombinasi beberapa antibiotik untuk mengatasi infeksi.   Begitu juga dengan angka kematian akan meningkat karena terkadang tidak ada lagi antibiotik yang dapat digunakan. Bakteri-bakteri tersebut tak jarang pula masih peka terhadap satu jenis antibiotik, tetapi antibiotik tersebut tidak tersedia di Indonesia.   Pengobatan pasien terinfeksi bakteri multi resisten, tidak hanya menjadi beban individu, tapi negara juga akan menanggung bebannya melalui klaim BPJS yang saat ini total terus merugi.   “Butuh komitmen serius dari pemerintah karena dalam menangani AMR ini tidak hanya sekali waktu saja tapi harus berkelanjutan. Tindakan tegasnya adalah dengan regulasi penggunaan antibiotik untuk pertumbuhan hewan ternak. Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan terjadi resistensi antimikroba pada manusia dan dampak buruknya juga akan berkelanjutan," kata ketua peneliti yaitu Prof drh. Wiku Adisasmito, PhD, MSc yang juga merupakan Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dan Koordinator Indonesia One Health University Network (INDOHUN). (A032)   Sumber : ANTARA News  

Baca lebih lanjut

Bahaya Mengintai di Balik Nikmatnya Sayuran Goreng

2018-09-10 13:50:13

Sumber : CNN indonesia

Baca lebih lanjut

Waspada Makanan Mengandung Borax dan Formalin

2018-08-13 09:43:40

Baca lebih lanjut

Bahaya Zat Pewarna Tekstil Pada Makanan

2018-06-25 09:32:47

Baca lebih lanjut

Produsen dari :

Distributor Resmi dari :