• Hotline Number: +62 821 333 333 22
  • Email:info@indotekhnoplus.com
1 2 3 4 5 6
jquery slideshow by WOWSlider.com v8.8

 

Mengapa Menggunakan Produk Kami ?

Resmi & Terdaftar TKDN

Kami memiliki dokumen dan legalitas yang lengkap untuk semua produk yang kami jual, selain itu sebagian produk kami juga sudah terdaftar dan tersertifikasi sebagai produk yang memenuhi syarat TKDN

Perlindungan Garansi

Disertai garansi 1 tahun dan layanan purna jual hingga 5 tahun, memberikan keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan produk kami

Portable Environment Device System

Dilengkapi dengan Media Digital Portabel untuk mengakses EHIS dan berbagai aplikasi pengukuran lainnya

Fasilitas EHIS

EHIS memberikan kemudahan kepada user untuk membuat laporan, mapping lokasi pengukuran, dan lain-lain

Standar Internasional

Perusahaan kami sudah terdaftar dengan sertifikasi ISO 9001 : 2015, ISO 14001 : 2015, ISO 45001 : 2018, ISO 13485 : 2016, dan OHSAS 18001 : 2007

Mudah Digunakan

Mudah digunakan dan dilengkapi dengan Buku Petunjuk (Manual Book) dan Video Tutorial dalam Bahasa Indonesia

Dukungan Teknis

Dukungan Teknis kami siap membantu dalam konsultasi / pelatihan ke seluruh Indonesia

Menggunakan Tas Hard Carrying Case

Beberapa Produk kami menggunakan Tas Hard Carrying Case agar tahan air, debu dan benturan

Pengukuran Berbagai Parameter

Produk kami meliputi pemeriksaan kulitas air, udara, lingkungan, tanah, makanan/ minuman secara fisik, kimia dan mikrobiologi

Polusi Udara Jadi Salah Satu Ancaman Lingkungan Terbesar Dunia Menurut WHO

2021-10-12 15:48:46

Pencemaran lingkungan masih jadi isu yang masih jadi pekerjaan berat banyak pihak. Salah satunya adalah polusi udara yang masuk dalam daftar ancaman lingkungan terbesar dunia menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Kamis, 23 September 2021, Pedoman Kualitas Udara Global (AQG) yang baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut membuktikan kerusakan oleh polusi udara pada kesehatan manusia. Bahkan, pada konsentrasi polutan yang lebih rendah daripada yang dibuat sebelumnya. Pedoman teranyar itu merekomendasikan tingkat kualitas udara baru guna melindungi kesehatan populasi seantero jagat. Upaya yang dilakukan dengan dengan mengurangi tingkat polutan udara utama, beberapa di antaranya turut berkontribusi terhadap perubahan iklim. Peningkatan nyata atas bukti-bukti yang menunjukkan polusi udara memengaruhi berbagai aspek kesehatan terjadi sejak pedoman terakhir WHO pada 2005. Setelah tinjauan sistematis dari akumulasi bukti yang dikumpulkan,WHO telah menyesuaikan hampir semua tingkat AQG. WHO juga mengingatkan jika melampaui pedoman kualitas udara yang baru dapat membawa risiko yang signifikan terhadap kesehatan. Pada saat yang sama, mematuhi pedoman yang baru dapat menyelamatkan jutaan nyawa. Setiap tahun, paparan polusi udara diperkirakan menyebabkan tujuh juta kematian dini dan mengakibatkan hilangnya jutaan tahun kehidupan yang lebih sehat. Pada anak-anak, dapat mencakup penurunan pertumbuhan dan fungsi paru-paru, infeksi pernapasan, dan asma yang memburuk.  Timbulkan Ragam Penyakit Sedangkan pada orang dewasa, penyakit jantung iskemik dan stroke adalah penyebab paling umum kematian dini yang disebabkan oleh polusi udara di luar ruangan. Berbagai bukti juga telah muncul soal efek lain, sebut saja diabetes dan kondisi neurodegeneratif. Ini menempatkan beban penyakit yang disebabkan oleh polusi udara setara dengan risiko kesehatan global utama lainnya, seperti pola makan yang tidak sehat dan merokok tembakau. Polusi udara adalah salah satu ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia, di samping perubahan iklim. Peningkatan kualitas udara dapat meningkatkan upaya mitigasi perubahan iklim. Sementara, pengurangan emisi pada bagiannya akan meningkatkan kualitas udara. Dengan berjuang untuk mencapai tingkat pedoman ini, negara-negara dapat melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi perubahan iklim global. Pedoman baru WHO merekomendasikan tingkat kualitas udara untuk enam polutan, bukti telah menunjukkan efek kesehatan paling tinggi dari paparan polutan tersebut. Ancaman Pedoman terbaru juga menyoroti praktik yang baik untuk pengelolaan jenis partikel tertentu, misalnya, karbon hitam/karbon unsur, partikel ultra halus, partikel yang berasal dari badai pasir dan debu), yang saat ini sudah ada bukti kuantitatif untuk menetapkan tingkat pedoman kualitas udara. Pedoman baru ini berlaku untuk lingkungan luar dan dalam ruangan secara global, dan mencakup semua sektor. "Polusi udara merupakan ancaman bagi kesehatan di semua negara, tetapi paling parah menyerang orang-orang di negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Pedoman Kualitas Udara Baru WHO adalah berbasis alat bukti dan praktik untuk meningkatkan kualitas udara di mana semua kehidupan bergantung. Saya mendesak semua negara dan semua yang berjuang untuk melindungi lingkungan kita untuk menggunakannya guna mengurangi penderitaan dan menyelamatkan nyawa," tambahnya.   Sumber : https://www.liputan6.com/lifestyle/read/  

Baca lebih lanjut

Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Rentan Terdampak Pencemaran Udara

2021-10-07 15:39:27

Pencemaran udara memberikan dampak negatif pada kesehatan paru. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga menjadi kelompok yang rentan terdampak pencemaran udara. Seperti disampaikan pulmonolog di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Efriadi. Menurut data yang ia rangkum dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) ada tiga kelompok yang rentan terdampak pencemaran udara. Ketiga kelompok tersebut yakni: -Anak-anak. “Pneumonia menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi pada anak,” mengutip data yang diunggah Efri di Twitter pribadinya (@efriadzadr). -Ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga menjadi salah satu kelompok rentan pencemaran udara karena sering terpapar polusi asap di dapur yang berasal dari bahan bakar memasak. -Pekerja lapangan seperti pedagang kaki lima dan pekerja lainnya. Sumber Pencemar Udara Berdasarkan data yang sama, Efri juga menunjukkan sumber pencemar udara yang terdiri dari: -Industri dan pasokan energi. -Debu. -Transportasi. -Penanganan limbah. -Energi di rumah tangga. -Kegiatan pertanian. “Semua negara tidak dapat melakukan penanganan polusi udara sendirian, ini adalah tantangan global yang harus kita lawan bersama,” seperti tertera dalam data bergambar tersebut. Potensi Dampak Kesehatan Tak tanggung-tanggung, pencemaran udara dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti: -Infeksi pernapasan. -Penyakit paru obstruktif kronis. -Mengi (napas berbunyi). -Asma. -Bayi lahir dengan bobot rendah. -Meningkatnya kematian perinatal. -Kanker paru-paru. -Kanker mulut, faring, laring. -Peningkatan infeksi. -Sakit jantung. -Penurunan fungsi paru. -Katarak. Melihat berbagai dampak serius dari pencemaran udara, Efri mengimbau masyarakat agar memberi perhatian tentang potensi-potensi untuk terpapar pencemaran udara. Misal, merokok di dalam ruangan yang dapat membahayakan bukan hanya perokoknya tapi juga orang-orang yang ada dalam ruangan tersebut. “Jangan lupakan dampak pencemaran udara terutama terhadap kesehatan paru kita. Bahkan dalam ruangan sekalipun.” “Perlu perhatian khusus terutama pemerintah pusat dan daerah berikut para ahli lingkungan dan kesehatan untuk mengatasi hal ini,” pungkas Efri.   Sumber : https://www.liputan6.com/health/read/

Baca lebih lanjut

Inilah Efek Terburuk dari Polusi Suara

2021-09-27 09:39:37

Besarnya populasi kendaraan bermotor turut mempengaruhi tingkat polusi suara. Selama ini kita hanya mengetahui polusi suara hanya akan mengganggu pendengaran manusia. Namun ternyata masalah kesehatan lain juga bisa muncul karena gangguan suara ini.    Dikutip dari Jalopnik, Minggu (28 Februari 2021), polusi suara yang diakibatkan oleh kebisingan lalu lintas berakibat fatal, lebih buruk daripada pendengaran terganggu. Menurut studi dari Annual Review of Public Health, tingkat kerusakan dari suara tersebut dianggap membahayakan hanya setelah periode waktu yang lama. Pada studi yang dikutip oleh The Atlantic City tahun 2020, respon fisik tubuh terhadap suara keras mempengaruhi endotelium atau lapisan dalam arteri dan pembulu darah. Lapisan akan meradang dan akan mengganggu fungsi pembuluh darah yang kemudian akan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Padahal kita sudah menghindari banyak gangguan pendengaran dengan mengurangi bepergian ke tempat, seperti konser atau lapangan tembakan. Tapi masih saja dapat terkena gangguan kebisingan dari lalu lintas.   Penyebab Mobil Keluarkan Suara Bising  Suara dari truk bisa memproduksi dari 70 hingga 90 desibel dan sirine mobil bisa sampai 120 desibel. Mobil dengan peredam suara yang jelek juga dapat menghasilkan kebisingan dan beberapa mobil bisa saja menghasilkan produksi polusi suara yang lebih parah dari mobil lain. Mobil seperti Jeep akan lebih menghasilkan polusi lebih besar dari pada mobil sedan atau wagon. Salah satu yang dapat mempengaruhi tingakatan suara adalah dari ban atau radio kendaran yang digunakan. Untuk mengurangi kebisingan tersebut dapat dilakukan dengan memakai helm, seperti helm muka penuh (full face). Namun sayangnya tidaklah mungkin orang di dalam mobil atau rumah akan memakai helm hanya untuk mengurangi paparan suara.   Sumber : https://www.liputan6.com/otomotif/read

Baca lebih lanjut

Bahaya Mengintai di Balik Nikmatnya Sayuran Goreng

2018-09-10 13:50:13

Sumber : CNN indonesia

Baca lebih lanjut

Waspada Makanan Mengandung Borax dan Formalin

2018-08-13 09:43:40

Baca lebih lanjut

Bahaya Zat Pewarna Tekstil Pada Makanan

2018-06-25 09:32:47

Baca lebih lanjut

Produsen dari :

Distributor Resmi dari :