Agenda brosur katalog alat kesehatan lingkungan
Brosur katalog alat kesehatan lingkungan
07 Jun 2013

Memilah sampah sudah berperan lestarikan lingkungan

Jakarta - Orang yang memilah sampah rumah tangga, berarti secara tidak langsung telah melestarikan lingkungan, kata pengamat lingkungan dari Tehnik Lingkungan Universitas Indonesia, Gabriel Andari Kristanto.

"Kalau kita memilah sampah untuk daur ulang, kita membantu sampah menjadi lebih berkualitas" ujar Andari usai acara puncak kampanye GEMAS di Jakarta, Senin.

Andari menjelaskan bahwa sampah yang telah dipilah akan memudahkan proses daur ulang.

Menurut dia, ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas sampah yang telah dihasilkan. Namun, Andari menegaskan bahwa tindakan pertama untuk kelola sampah adalah dengan tidak membuat sampah.

Cobalah untuk hidup hemat. "Tapi ketika sampah tercipta, cobalah berpikir ulang sebelum Anda membuangnya. Selain itu, letakkan sampah pada tempatnya. Setiap orang di dunia ini harus bertanggung jawab pada sampah yang dia hasilkan," demikian Andari.

Sumber:
ANTARA News

Back to news list
20 Oktober 2014 Selamat atas pelantikan Presiden Republik Indonesia 2014 -2019

Jokowi dan Jusuf Kalla telah dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden 2014. Pasangan tersebut memperoleh suara terbanyak sebesar 53,15 persen dari total pemilih. Jumlah ini setara dengan nyaris 71 juta suara, sekaligus mengalahkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (62,5 juta suara).

Kini momen yang ditunggu-tunggu seluruh rakyat Indonesia akan tiba juga. Bertempat di Gedung Nusantara DPR/MPR, Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan diminta mengucapkan sumpah jabatan di hadapan anggota MPR. Dipastikan, para presiden terdahulu, ketua umum partai politik, dan pemimpin serta utusan negara sahabat akan menjadi saksi pembacaan sumpah presiden dan wakil presiden yang baru

Joko Widodo akan menjadi presiden ketujuh Indonesia dalam sejarah, tanpa menghitung Syafruddin Prawiranegara (presiden PDRI) dan Mr. Asaat (presiden RI ketika terbentuk RIS). Mantan walikota Solo ini akan mengikuti jejak para pendahulu: Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri, dan Susilo Bambang Yudhoyono